SinarFe7 https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7 <p>Publikasi ini digunakan untuk kegiatan utama FORTEI7 atara lain: menyelaraskan pendidikan tinggi Teknik Elektro se-Indonesia melingkupi bidang pendidikan, penelitian, dan aplikasi teknologi, Mendiskusikan topik-topik nasional terkait keilmuan Teknik Elektro, menyimpulkan, memberi masukan, dan solusi kepada pemerintah serta pemangku kepentingan, sebagai institusi rujukan mengenai pendidikan tinggi Teknik Elektro, meningkatkan kerjasama dan tali silaturrahim antar Institusi, pejabat Program Studi/ Jurusan/Departemen, dan peneliti bidang Teknik Elektro</p> <p>ISSN (Print): 2621-3540&nbsp; dan ISSN (Online): 2621-5551</p> en-US sinarfe7@gmail.com (sinarfe7) machrus7@gmail.com (machrus) Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 OJS 3.1.2.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Perancangan Sistem Absensi Sekolah Menggunakan RFID Berbasis Internet Of Thing DI SMPN 1 Kamal https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/153 <p><em>In the absence of students at school it is still manually</em><em> done</em><em> by calling</em><em> student</em><em> names one by one and write i</em><em>t on</em><em> paper. This thing wastes time and energy</em><em>. </em><em>Besides </em><em>that difficulty,</em> <em>there</em><em> is the frequen</em><em>t</em><em> errors </em><em>when</em> <em>storing list of attendees </em><em>to the computer. Many ways can be done to achieve a good information system. One of them is using computer</em> <em>&nbsp;technology </em><em>like a internet of things.</em> <em>In this day and age there are new technologies in the form of a </em><em>micro </em><em>programm</em><em>able</em><em> PC (Personal Computer)</em><em>. </em><em>Raspberry p</em><em>i</em> <em>can </em><em>filled with programs so a system can work automatically and can replace the role of humans. With a mini PC (Personal Compute</em><em>r)</em><em>, the author can overcome the above problems that occur</em><em> when storing list of atendance</em><em> students in school</em><em>.</em> <em>In this case the author makes an attendance system by utilizing raspberry pi 3 to process</em><em> input or output</em><em> and </em><em>execute the program. </em><em>The processed input is a RFId (Radio Frequency Identification) card embedded on the student card that will be used for attendance and a 4x4 keypad used as a security code input. Attendance data will be sent to student guardians.</em></p> Burhanudin Abdullah, Achmad Ubaidillah M.s, Kunto Aji Wibisono Copyright (c) 2020 https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/153 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Analisa Meningkatnya Jumlah Pelanggan Dan Konsumsi Energi Listrik Terhadap Sistem Distribusi Ketenagalistrikan Kota Surabaya Menggunakan Metode DKL 3.2 https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/156 <p>- Problemsencounteredis the increasing numbers of customereach year, therefore it is necessary to plan a forecast of electricity demand so that the electricity in the City of Surabaya can be distributedproperly. This final assignment aims to forecast the electricity need of Surabaya City in 2018-2023. To forecast the electrical energy needs in 2018-2023 DKL 3.2 method is used because this method can find out the estimated number of customers and electricity consumption for each sector. After analyzing, it is predicted that the number of customers and electricity consumption from 2018-2023 keeps&nbsp; increasing. It is forecasted that the electricity need in 2018 was 9,498,630 MWh, in 2019 would be 10,361,558 MWh, in 2020 would be 11,296,563 MWh, in 2021 would be 12,322,909 MWh, in 2022 would be 13,450,499 MWh, and in 2023 would be 14,689,813 MWh. Based on the forecast, the electrical energy needs in Surabayacity&nbsp; from 2018 to 2023 increases averagely up to 1,038,237 MWh or 9.11%. Based on the data comparison between the actual and estimated customer numbers in 2018, using DKL 3.2 method, it has an errorpercentage of 3.7%, whereas the estimated electrical energy need has the error percentage of 4.6% compared to the actual data in 2018.</p> Arsito Surya Pradana, Efrita Arfah Zuliari Copyright (c) 2020 SinarFe7-3 https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/156 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Alat Penjurian Pencak Silat Berbasis Arduino Dengan Komunikasi Smartphone Android https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/157 <p><strong><em>The aim of this study is to make a tool that helps </em><em>the performance of the jury in assessing the martial arts competition by using android smartphone application to record scores and send them on a score display that can be widely displayed. This study uses experimental method. The programming is by using arduino idea software and MIT inventor application. The prototype system uses arduino uno, module bluetooth hc-06, and LCD display. Based on the result of designing these martial arts judging tools, it can designs well appropriate with designing and realization of martial arts judging tools based on arduino smartphone android. Shipping the data between android applications and scoring display by using Bluetooth HC-06 module with numbers on LCD display depend on input from the connected Android application</em></strong></p> Miftahul Ulumuddin, Affan Bachri, Zainal Abidin Copyright (c) 2020 SinarFe7-3 https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/157 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Economic Dispacth Pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas Dan Uap Di PT. Petrokimia Gresik Menggunakan Particle Swarm Optimization (PSO) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/178 <p>Sumber energi listrik di PT. Petrokimia Gresik<br>memiliki beberapa pembangkit diantaranya GTG 44.930 KVA,<br>Utilitas Batubara 44.930 KVA, STG 66 14.375 KVA, STG 65<br>10.625 KVA, STG 6101 20.588 KVA, STG 6103 14.800 KVA, dan<br>PLN antara pembangkit satu dan yang lainnya saling terkoneksi.<br>Untuk mengoptimalkan output generator tergantung pada<br>penggunaan bahan bakarnya. Jadi, efisiensi pemakaian bahan<br>bakar sangat mempengaruhi besarnya penghematan energi<br>listrik yang dihasilkan. Sehingga Permasalahan ini dinamakan<br>dengan Economic Dispact dengan menggunakan metode Particle<br>Swarm Optimization (PSO) yang akan disimulasikan<br>menggunakan software MATLAB. Maka nilai bahan bakar akan<br>dibandingkan sebelum optimasi dan sesudah optimasi. Jika nilai<br>bahan bakar yang didapat lebih kecil maka nilai bahan bakar<br>tersebut yang akan digunakan untuk kegiatan pembangkitan.<br>Dari hasil simulasi didapatkan PSO dapat mengoptimasi<br>pembebanan ekonomis dengan saving biaya pembangkitan<br>dalam bulan januari 2017 sebesar Rp. 905.78 juta dan rata-rata<br>saving biaya setelah optimalisasi sebesar Rp. 29 juta tiap hari<br>dalam 1 bulan.</p> M. Syaifuddin Zuhri, Misbah Misbah, P. P. S. Saputra Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/178 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Alat Pembaca Kwh Meter Berbasis Arduino Uno Dan Kirim Data Via Internet Of Things https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/180 <p>Seiring dengan perkembangan teknologi sekarang<br>yang sangat pesat, Salah satu sistem berbasis otomatis yang<br>sering diintegrasi dengan beberapa komponen pendukung, agar<br>sistem dapat berfungsi. kWh berfungsi untuk mengetahui<br>pemakaian energi listrik secara analog yang bisa ditampilkan<br>dalam bentuk angka pada sebuah meteran. Saat ini peneliti<br>merancang suatu kWh yang dapat menampilkan nilai rupiah<br>yang harus dibayar sebagai tagihan pemakaian energi listrik.<br>Dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen untuk<br>menciptakan rancang bangun alat pembaca kWh fase tunggal 2<br>kawat kelas 1 230V 5(40).A 50 Hz sampling rate 4.8 kHz yang<br>menggunakan biaya beban acuan sebesar 415 rupiah per 1 kWh<br>dalam alat tersebut memiliki tarif golongan R-1/TR pascabayar<br>dengan daya kapasitas 450 Watt . Tahapan yang dilakukan<br>meliputi tahapan studi pustaka kemudian perancangan,<br>pembuatan hardware dan software mengintegrasikan sistem dan<br>pengujian dan analisa sistem. Mempertimbangkan teori-teori<br>tersebut, dapat mengetahui pemograman mikrokontroller<br>ATMega328, Sensor Tegangan, Sensor Arus, LCD, dan Modul<br>WiFi.<br>Pada penelitian kali ini menggunakan beberapa pengujian,<br>diantaranya pengujian yaitu pengujian Mikrokontroler untuk<br>memprosens instruksi pemrograman. LCD berfungsi untuk<br>menampilkan data, Sensor Tegangan untuk membaca tegangan<br>AC. Sensor Arus untuk membaca arus beban. Modul WiFi untuk<br>mengirim data melalui jaringan WiFi. Dari semua pengujian<br>diatas sensor Tegangan dan sensor Arus mendeteksi tegangan<br>dan beban kemudian diproses lalu nilai data akan ditampilakn<br>pada LCD dan dikirimkan melalui aplikasi blynk pada<br>smartphone.</p> M. Ruinaldi Pratama, Affan Bachri, Ulul Ilmi Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/180 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Sistem Informasi Manajemen Gedung Serbaguna Di Universitas Hang Tuah Surabaya Berbasis Website https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/181 <p>Permintaan untuk menggunakan Gedung Serbaguna<br>di Universitas Hang Tuah Surabaya sangat padat. Akibatnya<br>jumlah acara yang direncanakan tak sebanding dengan<br>kemampuan gedung dalam menggelar acara acara tersebut.<br>Sistim penjadwalan penggunaan gedung masih dilakukan<br>dengan cara manual sehingga membutuhkan waktu dan<br>pengguna harus datang dan mengecek sendiri jadwal yang sudah<br>ada apabila mau menggunakan Gedung Serbaguna ini. Sistim<br>Informasi Manajemen Gedung Serbaguna di Universitas Hang<br>Tuah ini berfungsi untuk membantu setiap orang yang akan<br>menggunakan gedung ini untuk memperoleh informasi tentang<br>jadwal pemakaian yang ada lengkap dengan fasilitas didalamnya<br>hanya dengan membuka website nya melalui internet<br>dimanapun. Sedangkan bagi pengelola gedung sistim ini<br>membantu dalam penjadwalan pemakaian dan pelaksanaan<br>acara di gedung ini menjadi lebih efisien dan mudah. Hal ini<br>dikarenakan sistim ini dilengkapi dengan pengatur dan<br>pengendali listrik otomatis yang bekerja berdasarkan Database<br>yang ada. Sehingga pengguna lebih tertib dengan waktu<br>pelaksanaan yang ada. Pembuatan aplikasinya menggunakan<br>Bahasa pemprograman PHP pada bagian Websitenya dengan<br>MySQL sebagai databasenya. Untuk pengendali listriknya<br>menggunakan Raspbery Pi yang dikendalikan oleh bahasa<br>pemprograman Phyton untuk mengatur switching relay pada<br>panel listrik Gedung. Sistim informasi manajemen Gedung<br>serbaguna di Universitas Hang Tuah berbasis website dapat<br>mengatur penggunaan gedung secara efisien baik dari segi waktu<br>penjadwalan maupun biaya pemakaian listrik.</p> Agus Sumardiono, Suryadhi., ST., MT Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/181 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 RANCANG BANGUN ALAT BANTU BAGI PENYANDANG TUNANETRA https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/182 <p>Indra penglihatan (mata) merupakan salah sensor<br>penglihatan yang sangat berarti bagi manusia. Seluruh informasi<br>yang kita peroleh berasal dari indra penglihatan (mata). Dapat kita<br>pahami sebagaimana manusia yang kehilangan fungsi dari<br>penglihatannya, tentu aktifitas sehari-hari akan sulit. Informasi<br>yang didapatkan pun berbeda-beda dengan kondisi manusia<br>penglihatan normal.<br>Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah alat bantu bagi<br>penyandang tunanetra. Alat ini berupa gelang jam tangan yang<br>dirancang dengan menggunakan tiga buah sensor ultrasonik sebagai<br>pendeteksi halangan dengan dibantu dua buah motor servo sebagai<br>penujuk arah yang terdeteksi tidak adanya halangan, dengan output<br>keluaran suara dan getaran. Alat ini dapat mendeteksi adanya objek<br>rintangan didepan, dikanan, dan dikiri. Dengan radius kurang lebih<br>sejauh 100 cm.<br>Berdasarkan uraian diatas betapa pentingnya memperoleh<br>informasi melalui indra penglihatan adalah suatu hal yang sangat<br>penting dalam kehidupan sehari-hari. Maka, dibuatlah sebuah media<br>alat untuk dapat membantu penyandang tunanetra dalam melakukan<br>kesehariannya.</p> Firman Hardi Gunawan, Arief Budi Laksono Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/182 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 PROTOTIPE MONITORING KADAR KEASAMAN AIR, SUHU AIR DAN PEMBERIAN PAKAN OTOMATIS PADA TAMBAK IKAN MUJAIR BERBASIS MIKROKONTROLLER https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/183 <p>- Ikan mujair adalah ikan air tawar penyebaran<br>alaminya ikan ini terdapat pada prairan afrika dan indonesia.<br>Ikan ini berukuran sedang panjang total maksimum bisa<br>mencapai 30 sampai 40 cm. Ikan mujair mempunyai<br>kemampuan bertahan hidup pada kisaran suhu 14-38°C dengan<br>suhu optimum bagi pertumbuhannya yaitu 25-30°C. Kandungan<br>pH pada kisaran 6-8 yang baik untuk pertumbuhan dan pada<br>pH berkisar 5 – 9 ikan akan mengalami gangguhan atau<br>kematian.<br>Berdasarkan masalah tersebut, penelitian ini melakukan<br>berbagai pengujian untuk menciptakan rancang bangun agar<br>bisa dimanfaaatkan sebagai mempermuda para petani untuk<br>meningkatkan hasil panen. Metode yang digunakan meliputi<br>perancangan elektrik dan sistematis. Tahapan yang dilakukan<br>meliputi tahapan studi pustaka, perancangan, pembuatan<br>hardware dan software mengintegrasikan sistem dan pengujian<br>serta analisa sistem.<br>Pada penelitian kali ini menggunakan NodeMCU sebagai<br>mikrokontroller dan pengirim data ke internet. Sensor pH<br>untuk mengetahui kondisi air. Sensor suhu sebagai mengetahui<br>suhu air, RTC digunakan untuk inputan waktu pemberian<br>waktu pakan dan motor servo untuk membuka dan menutup<br>tempat pakan. Prinsip kerja dari alat tersebut sebagai<br>memonitoring pH dan suhu air jika pH dan suhu air tinggi atau<br>renda alat akan memberi notifikasi ke handphone<br>menggunakan aplikasi thingspeak. Pemberian pakan akan<br>secara otomatis dengan modul RTC dan motor servo.</p> Mohammad Fajrul Karim, Zainal Abidin, Ulul Ilmi Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/183 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 RANCANG BANGUN NURSE CALL (PEMANGGIL PERAWAT) BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/184 <p>Rumah sakit merupakan tempat yang<br>menyediakan dan memberikan pelayanan kesehatan. Setiap<br>kamar dari rumah sakit dilengkapi dengan fasilitas yang dapat<br>memantau perkembangan kesehatan pasien. Dalam suatu rumah<br>sakit, pasien yang menginap memerlukan bantuan dari para<br>tenaga kesehatan baik perawat maupun dokter. Pada saat pasien<br>membutuhkan bantuan, seringkali orang yang sedang menjaga<br>pasien tersebut meminta bantuan perawat secara manual dengan<br>memanggil perawat yang sedang berada di ruang jaga perawat.<br>Sistem nurse call berbasis internet of things ini berfungsi<br>sebagai alat komunikasi antara kamar pasien dengan ruang<br>jaga perawat melalui jaringan wireless dan akan ditampilkan<br>pada tampilan web server yang terhubung dengan NodeMCU<br>ESP8266 v3 sebagai otak dari alat ini. Perancangan prototype<br>sistem nurse call menggunakan beberapa komponen utama yaitu<br>push button, NodeMCU ESP8266 v3, led, sensor IR (infrared),<br>database firebase, router dan web server. Push button dan sensor IR<br>(infrared) sebagai inputan yang dihubungkan ke NodeMCU<br>ESP8266 v3 kemudian diproses, router berfungsi sebagai<br>pemancar jaringan wireless, firebase berfungsi untuk mengolah<br>database antara NodeMCU ESP8266 v3 dengan web server,<br>kemudian web server berfungsi sebagai alat untuk monitoring<br>kamar pasien jika pasien membutuhkan bantuan.<br>Dengan adanya prototype nurse call ini, kita dapat<br>memonitoring pasien dengan menggunakan tampilan pada web<br>server pada ruangan perawat sehingga perawat dengan mudah dan<br>cepat dalam mengetahui kamar mana yang membutuhkan bantuan<br>dari perawat.</p> M Denny Ervianto, Zainal Abidin,, Zainal Abidin,, Affan Bachri Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/184 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 RANCANG BANGUN ROBOT KENDALI LINGKUNGAN BERBASIS ANDROID https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/185 <p>Tumpukan sampah di setiap sudut kompleks<br>perumahan yang selalu menjadi masalah setiap harinya, pada<br>umumnya pengambilan sampah yang di lakukan secara manual<br>dengan menggunakan tenaga manusia dinilai kurang efektif<br>karena sering terlambat dan tidak sesuai jadwal sehingga<br>mengakibatkan sampah yang menumpuk dan sangat<br>mengganggu. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah<br>rancang bangun robot pengendali lingkungan yang bertujuan<br>untuk mengambil sampah yang mampu dikendalikan dengan<br>mengguanakan perangkat android dan mampu berjalan secara<br>otomatis dengan mengikuti sebuah garis hitam diatas permukaan<br>putih. Rancang bangun robot kendali lingkungan dibuat dengan<br>menggunakan mikrokontroler arduino nano dan module<br>Bluetooth Hc-05 sebagai media interface dengan perangkat<br>android, robot ini didukung dengan motor DC sebagai penggerak<br>dan gripper servo sebagai lengan pengambil sampah. Dalam<br>penelitian ini metode yang digunakan meliputi perancangan<br>elektrik dan sistematis, Tahapan yang di lakukan meliputi<br>tahapan studi pustaka kemudian perancangan, pembuatan<br>hardware dan software mengintegrasikan sitem dan pengujian<br>serta analisa sistem, Mempertimbangkan teori-teori tersebut,<br>dapat mengetahui pemrograman mikrokontroller, sensor<br>Photodioda, gripper servo, driver motor dc dan module Bluetooth<br>hc-05. Selanjutnya adalah tahap uji coba yang dilakukan pada<br>beberapa smartphone android. Hasil uji coba yang dilakukan<br>yaitu rancang bangun robot kendali lingkungan bergerak sesuai<br>dengan perintah baik melalui aplikasi android maupun dengan<br>sistem pengikut garis yakni robot dapat bergerak mengambil<br>sampah yang berada di dalam tempat sampah sesuai dengan<br>perintah yang di inputkan. Namun uji coba yang dilakukan pada<br>aplikasi pengendali terdapat perbedaan pada tiap smartphone<br>yaitu terletak pada tampilan dari aplikasi tersebut.</p> Syaiful Hartono Wahid, Arief Budi Laksono,, Ulul Ilmi Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/185 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 PENERAPAN SISTEM NAVIGASI MOBILE ROBOT PADA TURTLEBOT DENGAN DEPTH SENSOR CAMERA https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/186 <p>robot yang memiliki teknologi SLAM, Navigation,<br>dan Manipulation . Tujuan dari penelitian ini adalah menguji<br>sistem navigasi pada Turtlebot yang telah terpasang depth sensor<br>camera.<br>Pengujian sistem dilakukan dengan mengambil data apa saja<br>yang dapat digunakan dari depth sensor camera. Setelah itu<br>pengujian akan dilanjutkan dengan pembuatan peta dengan<br>algoritma SLAM. Peta yang sudah terbuat akan dibandingkan<br>dengan kondisi sebenarnya. Berikutnya pada pengujian<br>Navigation, dapat diketahui bahwa Turtlebot dapat berjalan<br>menuju titik yang dipilih pada sebuah peta dalam pengujian<br>tanpa halangan untuk jarak 100 cm, 200cm, dan 400cm dan<br>pengujian menggunakan halangan.</p> Joannes Mahestra Robert Aprilino,, Petrus Santoso, S. T., M.Sc Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/186 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Analisis Performa PV Monocrystalline dan Polycrystalline untuk Kecepatan Motor Pompa Air DC https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/187 <p>dengan bahan monocrystalline dan polycrystalline.<br>PV dengan bahan monocrystalline terbuat dari kristal silikon<br>tunggal sedangkan PV dengan bahan polycrystalline terdiri dari<br>sejumlah kristal yang berbeda, digabungkan satu sama lain<br>dalam satu sel tunggal. Parameter untuk mengetahui performa<br>PV bahan bahan monocrystalline dan polycrystalline dalam<br>menghasilkan kecepatan motor pompa air menggunakan suhu<br>dan iradiasi yang akan di simulasikan menggunakan MATLAB<br>Simulink. Masing-masing system diuji dengan spek pompa air<br>yang sama dengan radiasi 1000 W/m2 dan suhu ,<br>C, C, C, C, C. Hasil dari simulasi menunjukan<br>performa bahan monocrystalline menghasilkan arus 1.776 A–<br>1.789 A, tegangan 16.86 V – 16.98 V dan kecepatan motor<br>pada pompa air yaitu 1533 rpm - 1544 rpm Sedangkan performa<br>pada bahan polycrystalline arus yang dihasilkan yaitu 2.494 A2.505 A, tegangan 16.19 V-16.27 V dan kecepatan motor pada<br>pompa air yaitu 1472 rpm-1479 rpm. Dalam aplikasi pompa air<br>dc bahan monocrystalline lebih unggul dibanding<br>pollycrystalline.</p> Faiz Syaikohoni Aziz, Agung Setyobudi, Ahmad Muzakki Setiawan, Sujito Sujito, Mohamad Rodhi Faiz Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/187 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 PERANCANGAN TRANSCEIVER AUDIO MENGGUNAKAN POWER LINE COMMUNICATION https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/217 <p>Perkembangan pada bidang telekomunikasi,<br>khususnya tentang media transmisi membuat bertambahnya<br>media yang bisa digunakan sebagai media transmisi informasi.<br>Salah satu media transmisi yang umum digunakan adalah kabel<br>seperti kabel tembaga, coaxial, dan fiber optic. Selain mediamedia tersebut, alternatif lain yang dikembangkan adalah Power<br>Line Communication.<br>Power Line Communication adalah sistem komunikasi yang<br>mengirimkan sinyal informasi melalui jalur transmisi tenaga<br>listrik. Secara garis besar, Power Line Communication dibagi<br>menjadi dua jenis yaitu Narrowband PLC dan Broadband PLC.<br>Pengelompokan tersebut berdasarkan pada frekuensi kerja dari<br>masing-masing jenis PLC tersebut.<br>Pada tugas akhir ini, telah dirancang sebuah perangkat<br>komunikasi audio menggunakan Power Line Communication.<br>Hasil yang didapatkan dari proses perancangan dan realisasi<br>adalah perangkat yang dirancang dapat mentransmisikan sinyal<br>audio berupa suara manusia yang memiliki rentang frekuensi<br>sekitar 200-4000Hz dan akan ditransmisikan melalui jala-jala<br>listrik dengan tegangan maksimal 24V dengan frekuensi 50-<br>60Hz. Selain itu, alat yang dirancang mampu mentransmisikan<br>suara manusia dengan media kabel jala-jala dengan jarak 2.5-50<br>meter dan memiliki loss transmisi maksimal sebesar ±38dB.</p> Pandu Pira Haskara, Rizki Ardianto Priramadhi, Denny Darlis, Fajry Adi Rahman Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/217 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 RANCANG BANGUN AUTOMATIC TRANSFER SWITCH (ATS) DAN AUTOMATIC MAIN FAILURE (AMF) BERBASIS ARDUINO UNO R328P PADA PROTOTIPE PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU (PLTB) 220VAC https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/188 <p>— Automatic Transfer Switch (ATS) adalah peralatan<br>elektromekanik yang dapat dikendalikan dan difungsikan untuk<br>memindahkan posisi sumber tenaga listrik, dari jaringan utama<br>(PLN) ke sumber tenaga listrik cadangan yang mana disini<br>memakai prototipe Pembangkit listrik tenaga Bayu (Angin)<br>apabila supali PLN terputus. Automatic Transfer Switch akan<br>mengembalikan pasokan tenaga keposisi normal secara otomatis<br>apabila pasokan tenaga listrik dari jaringan utama telah kembali<br>tersedia. “Automatic Transfer Switch dengan Mikrokontroller<br>Arduino UNO 328P” merupakan perangkat yang dibuat untuk<br>mengubah posisi sakelar utama pemindah PLN / PLTB secara<br>otomatis dan juga melakukan monitoring arus dan tegangan.<br>Mikrokontroller digunakan sebagai pengontrol utamanya dan<br>sensor PZEM 004T sebagai pembaca arus dan tegangannya.<br>Beberapa pengujian fungsional yang dilakukan memperlihatkan<br>hasil bahwa relai pemindah otomatis yang dibuat telah bekerja<br>sebagaimana yang diharapkan. Dan juga monitoring arus,<br>tegangan dan frekuensi dapat tertampil di layar LCD.</p> Panky Hermawan, Agus Kiswantono Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/188 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Potensi Pembangkit Tenaga Listrik Hybrid Renewable Energy di Pulau Sempu https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/219 <p>This journal presents the potential of the Renewable Energy Hybrid Power Plant in Sempu Island. The parameters used for this research are the condition of the energy source and the electrical load around Sempu Island. The results of the study are three potential hybrid power plants on Sempu Island, namely PLTS, PLTB and PLTGL. In solar power plants having an average solar radiation of around 4.8 kWh/m<sup>2</sup> can produce a power of 8,640 Watt using a PV Array of 10 m<sup>2</sup>. The PLTB has a very good wind speed, which is an average per month between 6.00-19.00 knots per month and is capable of producing 340 watts of energy for a wind speed of 6.17 m/sec for every single wind turbine. The height of the waves on the island of Sempu is 5.1 m and is capable of producing 1,852,830 Watt.</p> Faiz Syaikhoni Aziz, Ahmad Muzakki Setiawan, Agung Setyobudi Copyright (c) 2020 Sinarfe& https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/219 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Analisa Perbandingan PWM Dan MPPT Untuk Beban Di Atas 200 W https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/220 <p>Solar energy sources are one of the energy sources and have advantages compared to fossil energy sources. This solar energy really needs to be researched and developed further, including at the University of Muhammadiyah Sidoarjo. The utilization of this solar energy is by installing a <em>Photovoltaic Cell (PV)</em> with a Photovoltaic output control system using <em>MPPT (Maximum Power point Tracking)</em> and <em>PWM (Pulse width Modulation)</em> for setting the load used and charging batteries. The two PV control methods have different characteristics. This difference will be analyzed according to the load characteristics and sunlight contained in the Electrical Engineering Laboratory of the Muhammadiyah University of Sidoarjo. From the analysis results, it is found that at power above 200 W, <em>MPPT</em> has a better voltage stability than using <em>PWM</em>.</p> Jamaaluddin , Izza Anshory, Emy Rosnawati, Drajad Kuncoro Aji Copyright (c) 2020 Sinarfe7 https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/220 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Perancangan dan Pengembangan Basic Air Conditioner Trainer Berbasis Animation Video https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/189 <p>—Perkembangan dalam kemajuan ilmu pengetahuan<br>dibidang teknologi yang sangat pesat mendorong setiap individu<br>untuk berfikir lebih maju lagi. Salah satu teknologi yang<br>berkambang cukup pesat adalah air conditioner (AC) atau<br>pendingin ruangan. Pada saat ini pendingin ruangan merupakan<br>komponen pengkondisi udara yang sangat dibutuhkan untuk<br>mendapatkan kenyamanan pada ruangan tersebut. Pendingin<br>ruangan tidak jarang terjadi kerusakan, bahkan suatu sistem<br>pendingin ruangan harus perawatan rutin serta perbaikan jika<br>terjadi kerusakan. Umumnya pendingin ruangan akan<br>mengalami beberapa masalah diantaranya pada indoor unit<br>kotor, kondisi seperti itu ada baiknya dilakukan perawatan rutin<br>agar mesin pendingin ruangan tersebut dapat bekerja maksimal.<br>Pendingin ruangan juga dapat mengalami kerusakan-kerusakan<br>yang mengharuskan pendingin ruangan tersebut harus<br>diperbaiki kerusakannya, untuk itu mempelajari mesin<br>pendingin ruangan sangatlah penting untuk menunjang<br>pengetahuan mengenai mesin pendingin ruangan. Untuk itu<br>upaya untuk meningkatkan sumber daya manusia supaya<br>mampu mengikuti perkembangan serta kemajuan teknologi<br>pendinginan ruangan tersebut adalah dengan cara<br>meningkatkan kualitas pada proses pembelajaran serta<br>ketersediaan media pembelajaran. Penggunaan media<br>pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar (praktikum)<br>membantu dalam menyampaikan materi yang diajarkan.<br>Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti berencana<br>merancang AC trainer sebagai modul praktikum.</p> Yayan Zanwar M., Achmad Ubaidillah Ms, Riza Alfita Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/189 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Sistem Informasi Perpustakaan Menggunakan Radio Frequency Identification Berbasis Internet of Thing https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/190 <p>Kegiatan pencatatan peminjaman buku di<br>perpustakaan sekarang ini kebanyakan masih dilakukan secara<br>manual, yaitu dengan dipanggil nama satu-persatu dan ditulis<br>dikertas. Hal ini tidak efektif dan efisien. Banyak cara yang<br>dapat dilakukan untuk tercapainya sistem informasi<br>perpustakaan yang baik, salah satunya digunakanlah teknologi<br>komputerisasi dan sensor. Penerapan hal tersebut dengan<br>aplikasi berbasis webserver. Pada zaman sekarang ini sudah<br>terdapat teknologi baru berupa mini personal computer, yaitu<br>RaspberryPi. RaspberryPi tersebut diprogram oleh manusia<br>sehingga sebuah sistem dapat bekerja secara otomatis dan peran<br>manusia dapat digantikan dalam sebuah aktivitas. Dengan<br>adanya mini personal computer, permasalahan di atas dapat<br>diatasi oleh penulis terutama yang terjadi pada pendataan<br>peminjaman buku di perpustakaan. Oleh karena itulah maka<br>dibuat suatu sistem perpustakaan yang terdapat fungsi-fungsi<br>untuk penerima, pengolah dan pengirim data ke server. Input<br>yang diproses berupa kartu Radio Frequency Identification yang<br>tertanam pada kartu pelajar yang akan digunakan untuk<br>peminjaman buku, dan terdapat pula pada buku untuk<br>pengenalan masing-masing buku yang ada. Dihasilkan kecil<br>kemungkinan buku yang hilang dikarenakan penggunaan<br>perangkat penunjang tersebut. Serta pencacatan peminjaman<br>buku yang lebih baik karna sudah digunakannya layanan<br>berbasis internet dan webserver yang mudah digunakan.<br>Sehingga integrasi keduanya, siswa dapat dipermudah dalam<br>berkegiatan peminjaman buku pada perpustakaan.</p> Zainul Arifin, Diana Rahmawati, 3Hanifudin Sukri Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/190 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Pendeteksi Dan Pengontrol Kadar Gas CO Dalam Kabin Mobil Dilengkapi Dengan GPS https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/191 <p>Salah satu kandungan berbahaya dalam gas<br>buang kendaraan adalah gas CO (Karbon Monoksida). Beberapa<br>terdapat kasus / kejadian keracunan gas CO di dalam kabin mobil.<br>Untuk mencegah hal ini, maka dirancang alat pendeteksi dan<br>pengontrol kadar gas CO dalam kabin mobil. Perancangan alat<br>menggunakan komponen Sensor Gas MQ-7, Microcontroller<br>Arduino Mega2560, GSM module SIM-900A dan GPS module<br>UBLOX-NEO6M. Sensor MQ-7 berfungsi sebagai input<br>Mikrokontroller untuk mendeteksi gas CO. GPS modul berfungsi<br>untuk mendapatkan data titik koordinat. GSM modul berfungsi<br>sebagai media penghubung melakukan panggilan telepon dan<br>mengirim pesan singkat. Komponen lainnya adalah buzzer, relay<br>pemutus jalur bahan bakar mesin dan relay penggerak kaca pintu<br>mobil. Metode kalibrasi sensor gas MQ-7 dilakukan dengan cara<br>pengkondisian ruang yang diberi Calibration Gas CO sebesar 50<br>ppm dan pembacaan sensor dibandingkan dengan Portable Gas<br>Detector merk Dragger type X-AM 7, didapatkan nilai prosentase<br>kesalahan rata – rata sebesar 7,3 %. Untuk tingkat penyimpangan<br>titik koordinat lokasi yang didapatkan dari GPS modul UBLOXNEO6M jika dibandingkan dengan titik lokasi yang sebenarnya<br>adalah rata – rata sebesar 9,5 meter. Hasil dari penelitian ini alat<br>mampu mendeteksi kadar gas CO dalam kabin mobil. Jika nilai<br>kadar gas CO dalam kabin mobil ≥ 50 ppm, maka Mikrokontroler<br>mengaktifkan buzzer, relay penggerak kaca pintu mobil dan<br>mengaktifkan relay untuk mematikan mesin mobil, memberikan<br>peringatan berupa panggilan ke telepon seluler tertentu serta<br>mengirimkan pesan singkat berisi peringatan dan titik koordinat<br>lokasi mobil.</p> Eric Tri Prasetiyawan, Anang Widiantoro Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/191 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 SISTEM NOTIFIKASI DAN MONITORING PENGGUNAAN ENERGI PADA KWH METER 1 FASA https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/192 <p>Setiap akhir bulan PLN akan menugaskan petugasnya untuk<br>melakukan pengecekan penggunaan energi penggunanya.<br>Namun, saat petugas melakukan pengecekan terkadang rumah<br>dari pengguna kosong sehingga pengecekan tidak dapat<br>dilakukan.Sehingga dibutuhkan kWh meter digital yang dapat<br>mengirimkan data akumulasi energi penggunanya ke server<br>untuk dicatat.<br>Sistem akan dibuat menggunakan dua perangkat, dimana<br>perangkat pertama adalah kWh Meter Digital, dan perangkat<br>kedua adalah Server. kWh Meter Digital nantinya melakukan<br>pembacaan total penggunaan energi listrik, mengirimkan hasil<br>pembacaan ke server, dan menampilkan data hasil akumulasi<br>energi. Pada sisi server akan mencatat hasil pembacaan ke<br>database, menampilkan grafik realtime hasil akumulasi, dan<br>mengirimkan notifikasi hasil penggunaan energi setiap akhir<br>bulan melalui Telegram.<br>Sistem yang telah dibuat akan menghasilkan kWh Meter<br>Digital yang memiliki error pembacaan sebesar 15%, dan<br>minimal pembacaan daya sebesar 12 Watt. Server akan<br>melakukan pencatatan data akumulasi energi kedalam database<br>tiap detik, jam, dan hari, menampilkan grafik realtime pada<br>dashboard Node - Red, mengirimkan 2 notifikasi melalui aplikasi<br>Telegram setiap akhir bulan.</p> Alvin Suseno Widjaja, Thiang 2Thiang Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/192 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 IMPLEMENTASI JARINGAN SENSOR NIRKABEL DALAM MENENTUKAN POSISI SUARA MENGGUNAKAN METODE TDOA https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/193 <p>Teknologi jaringan sensor nirkabel berkembang dengan<br>pesat. Salah satu perkembangannya dapat mendeteksi posisi suatu<br>objek. Salah satu teknologi untuk menentukan posisi yang sering<br>digunakan adalah GPS. Namun Teknologi GPS harus dipasang<br>terlebih dahulu ke target, sehingga sulit untuk mendeteksi objek yang<br>belum diketahui posisinya. Sehingga untuk mencari posisi objek<br>tersebut dapat menggunakan parameter objek tersebut seperti suara.<br>Penggunaan metode Time Difference Of Arrival (TDOA) untuk<br>menentukan posisi suara dapat digunakan algoritma Generalized<br>Cross Corelation – Phase Transform dalam mencari perbedaan<br>waktu terima dari setiap sensor node.<br>Penelitian ini melewati beberapa tahapan untuk mendeteksi posisi<br>suara diantaranya adalah tahap perekaman suara yang dilakukan oleh<br>4 sensor node. Tahap pengiriman rekaman suara ke laptop yang<br>kemudian diolah dengan perhitungan TDOA dengan menggunakan<br>algoritma Generalized Cross Corelation – Phase Transform serta<br>tahap terakhir menampilkan estimasi posisi.<br>Hasil pengujian sistem dengan desain JSN menggunakan 4 sensor<br>node pada kondisi noise dibawah 10 dB, didapatkan hasil estimasi<br>posisi suara dengan menggunakan algortime GCC-PHAT<br>mendapatkan nilai error 6,86 cm yang dalam persentase menjadi<br>3,4%. Dari hasil tersebut algoritme GCC-PHAT hampir mendekati<br>dengan estimasi posisi asli.</p> Mohammad Faizin Zaini, Riza Alfita,, Achmad Fiqhi Ibadillah Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/193 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Web Based Monitoring Tegangan Baterai Kontrol Untuk Genset Pada Kereta Pembangkit Menggunakan Arduino https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/194 <p>Kereta Pembangkit merupakan kereta yang<br>dilengkapi dengan Generator Set (genset) sebagai sumber kelistrikan<br>yang dapat digunakan untuk menghidupkan komponen-komponen<br>elektrik dalam sistem kelistrikan kereta. Jika terjadi kegagalan pada<br>fungsi genset pada kereta pembangkit dapat dipastikan bahwa sumber<br>kelistrikan untuk kereta yang lain terganggu, salah satu parameter<br>yang perlu diperhatikan adalah tegangan baterai. Cara monitoring<br>tegangan baterai rata-rata hanya dengan mengamati voltage meter<br>pada panel, dimana hanya dapat mengamati tegangan baterai pada<br>saat itu saja tanpa mampu menunjukkan kecenderungan naik<br>turunnya tegangan pada waktu sebelumnya. Web based monitoring<br>tegangan baterai ini bertujuan untuk melakukan pemantauan terhadap<br>performa tegangan baterai kontrol genset ketika kereta dioperasikan.<br>Alat yang dirancang akan memantau kinerja tegangan baterai dengan<br>dilengkapi fitur warning over voltage dan under voltage. Sedangkan<br>media untuk pemantauan adalah menggunakan website, dimana<br>pemantauan tegangan baterai ditampilkan dengan menggunakan<br>grafik garis sehingga dapat menampilkan kecenderungan naik<br>turunnya tegangan baterai. Prinsip kerja alat ini yaitu melakukan<br>pengukuran tegangan baterai kemudian nilai pengukuran akan<br>disimpan pada database. Dilengkapi dengan fitur notifikasi status<br>koneksi alat dengan database pada sisi alat maupun pada website,<br>serta warning over voltage dan under voltage berupa suara buzzer.<br>Data hasil pengukuran yang disimpan dalam database kemudian<br>ditampilkan dalam sebuah GUI (Graphical User Interface) berupa<br>website. Hasil dari perancangan ini adalah sistem mampu melakukan<br>pengukuran tegangan baterai dengan persentase error sebesar 0,51 %.<br>Hasil pengukuran tegangan baterai berhasil disimpan pada database<br>dan dapat ditampilkan menggunakan website dengan tampilan berupa<br>grafik. Fitur notifikasi status koneksi dan warning over voltage dan<br>under voltage befungsi dengan baik.</p> Anggoro Dwi Prakoso, Edy Kurniawan, Desriyanti Desriyanti Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/194 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 RANCANG BANGUN ROBOT PENGANTAR BARANG PADA WAREHOUSE BERBASIS RFID LOCALIZATION DAN OBSTACLE AVOIDANCE https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/196 <p>— Proses pemindahan barang oleh karyawan dari<br>ruang produksi menuju warehouse terkadang terdapat kesalahan<br>yang berakibat kesalahan dalam mendata barang. Tujuan yang<br>ingin dicapai dalam penelitian ini untuk meningkatkan efisiensi<br>dan keakuratan dalam memindahkan barang. Mobile Robot<br>pengantar barang merupakan alat yang diciptakan untuk<br>membantu karyawan dalam mengantarkan barang dari lokasi<br>produksi ke rak penyimpanan barang pada warehouse. Sensor<br>RFID PN532 digunakan untuk menentukan lokasi robot serta<br>rak tujuan dengan metode trigonometri Tan Invers. Nilai<br>matriks (x,y) diambil dari 2 parameter yaitu dari sensor PN532<br>dan Barcode Scanner. Barcode Scanner tersebut untuk membaca<br>kode barcode pada barang sehingga diperoleh nilai matriks(x,y)<br>tujuan. Penggunaan sensor MPU-6050 digunakan untuk navigasi<br>arah robot dengan nilai parameter dari hasil rumus Tan Invers<br>tersebut sehingga robot berjalan mengikuti lokasi Tag RFID<br>dengan rotasi per 90°. Hasil yang diperoleh adalah Mobile Robot<br>yang dapat dijalankan otomatis, dimana dapat mengantar<br>barang menuju lokasi dengan mandiri. Hasil pengujian terhadap<br>Mobile Robot dengan metode Tan Invers besar tingkat akurasi<br>alat pada ujicoba didapatkan hasil 99.6725% berhasil sehingga<br>dapat dikatakan Mobile Robot ini berjalan dengan baik.</p> Abd. Wahid Sholeh, Riza Alfita, Achmad Fiqhi Ibadillah Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/196 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Analisa Sistem Monitoring Greenhouse Berbasis Internet of Things (IoT) pada Jaringan 4G LTE https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/197 <p>Abstrak— Sistem monitoring greenhouse adalah alat yang<br>bekerja untuk memantau dan mengamati kondisi di dalam<br>greenhouse baik suhu, intensitas cahaya, kelembaban udara dan<br>kelembaban tanah. Sistem monitoring ini terhubung secara wireless<br>dengan menggunakan teknologi Zigbee dan terhubung dengan<br>aplikasi IoT (Internet of Things) open-source yaitu thingspeak<br>menggunakan jaringan seluler. Penelitian ini dilakukan untuk<br>menguji dan menganalisis kinerja dari aplikasi IoT ketika dijalankan<br>menggunakan jaringan seluler untuk mengetahui pengaruh dari<br>kekuatan penerimaan sinyal terhadap delay, packet loss dan<br>Throughput. Berdasarkan hasil pengujian ditemukan bahwa standar<br>jaringan yang digunakan hanya mempengaruhi banyaknya TCP Error<br>pada jaringan 3G dibandingkan jaringan 4G. Tetapi standar jaringan<br>tidak mempengaruhi kinerja dari pengiriman data jika dilihat dari sisi<br>delay yang berada diantara 0.5 ms sampai dengan 1.5 ms di kedua<br>kondisi, packet loss yang hanya terjadi 1 kali dari seluruh 6<br>percobaan yang dilakukan dengan jumlah packet loss hanya sebesar<br>2%, dan throughput yang relatif sama diantara 9.7 sampai dengan 22<br>kbit/s. Sedangkan kekuatan sinyal atau besar dari nilai RSRP<br>(Reference Signal Received Power) tidak mempengaruhi jumlah TCP<br>Error yang berada diantara 1 sampai 4 error di seluruh kondisi dan<br>tidak mempengaruhi packet loss dimana packet loss tidak terjadi di<br>seluruh kondisi pengujian. Nilai RSRP hanya mempengaruhi delay<br>dan throughput dan hanya pada kondisi low dimana pada kondisi<br>sinyal low, terjadi peningkatan delay dari rata-rata 1 ms pada kondisi<br>high dan moderate menjadi rata-rata 1.5 ms pada kondisi low, dan<br>throughput yang berada diantara 10 sampai 16 kbit/s pada kondisi<br>high dan moderate menjadi 6 sampai 15.4 kbit/s pada kondisi low.</p> Ike Fibriani, Widjonarko Widjonarko, Alfredo Bayu, Pratama Ciptaning Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/197 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Diagnosa Trouble Engine Gasoline Dengan Sistem Fuel Injeksi Menggunakan Arduino Dan Visual Basic https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/198 <p>Motor Otto dengan sistem Spark Ignition<br>adalah dasar dari proses mesin bensin yang terdiri dari 3 unsur<br>utama dalam pengoperasiannya yaitu tekanan kompresi yang<br>tepat, campuran bahan bakar – udara yang sesuai dan<br>pengapian yang kuat dan tepat. Pada umumnya, mesin bensin<br>yang digunakan saat ini adalah mesin bensin dengan sistem<br>Electronic Fuel Injection ( EFI ).<br>Dalam mendeteksi ketiga unsur utama mesin bensin<br>tersebut, menggunakan alat yang bermacam – macam antara<br>lain : compression tester untuk mendeteksi tekanan kompresi,<br>fuel pressure tester untuk mendeteksi tekanan bahan bakar,<br>Special Service Tools untuk tes kinerja injektor, Global Tech<br>Stream untuk proses Balance Test dan Spark Test pada busi dan<br>ignition coil dengan cara start mesin selama 5 detik.<br>Perancangan alat ini dibuat agar dapat mendeteksi<br>gangguan pada ketiga unsur utama tersebut, menguji kinerja<br>aktuator berupa ignition coil dan injektor menggunakan modul<br>relay 2 channel dengan waktu 0.5 sekon dan balance test melalui<br>cut off ignition coil tiap cylinder mesin menggunakan modul<br>relay 4 channel dengan waktu 10 detik tiap relay. Alat diagnosa<br>trouble engine ini menggunakan arduino mega 2560 untuk<br>mengelolah data dengan display berupa modul OLED 0.96” dan<br>Visual Basic 6.0 yang dapat diolah menjadi file pdf. Selain itu<br>data juga disimpan oleh modul Micro SD Card dengan format<br>Csv.<br>Penelitian ini menghasilkan alat yang dapat mendeteksi<br>trouble engine mesin bensin sistem EFI. Pada pressure transmitter<br>gauge alat ini dapat menghasilkan persentase akurasi dan<br>persentase error sebesar 97.71% dan 2.29% pada tekanan 0 – 1.2<br>MPa dan 99.58% dan 0.42% pada tekanan 0 – 1200 KPa pada<br>pendeteksian tekanan kompresi dan tekanan bahan bakar.</p> Moch Baharuddin Yusup, Anang Widiantoro, Eddo Mahardika Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/198 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Pendeteksi Kecepatan Proyektil Mortir Bertekanan Udara Menggunakan Sinar Inframerah https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/199 <p>Dalam menggunakan sebuah proyektil tidak<br>diketahui seberapa besar kecepatan yang dihasilkan. Selain dari<br>pengaruh tekanan sel mesiu yang dihasilkan mengikuti standar<br>internasional, panjang laras dan banyak ulir dalam laras yang<br>digunakan dapat mempengaruhi percepatan, sehingga kecepatan<br>proyektil tersebut bertambah cepat dan harus dapat<br>diperkirakan. Pada kasus kali ini pengukuran kecepatan<br>proyektil dilakukan pada mortir latih bertekanan udara yang<br>digunakan untuk pelatihan kadet, gaya dorong proyektil<br>dipengaruhi oleh tekanan udara yang digunakan sehingga<br>mempengaruhi kecepatan yang dihasilkan agar dapat benarbenar terlontar ke langit. Karena dalam pelatihan kadet<br>jangkauan jatuh mortir sangat diperlukan sebagai pelatihan<br>penggunaan mortir yang sesungguhnya, maka faktor kecepatan<br>proyektil mortir yang harus dapat di deteksi dengan<br>mengukurnya menggunakan alat. Dengan menggunakan cahaya<br>inframerah, uji coba dapat dilakukan diluar ruangan selayaknya<br>menembak sungguhan. Sistem akan memulai manghitung waktu<br>selama sensor mendeteksi ujung kepala proyektil hingga ekor<br>proyektil. Besar nilai panjang objek harus sudah diketahui dan<br>diprogramkan pada microcontroller, panjang objek proyektil<br>yang digunakan sekitar 50 cm. Hasil pengukuran menunjukkan<br>besar kecepatan yang dihasilkan oleh proyektil mortir dengan<br>tekanan udara 50 psi sekitar 102 m/s hingga 129 m/s<br>berdasarkan pada waktu yang didapat dan panjang proyektil.</p> Arya Mahesa Jenar, Dyah Lestari, I Made Wirawan Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/199 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Sistem Informasi Perangkap Hama Serangga Dan Kondisi Perairan Di Persawahan Berbasis Internet Of Things https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/200 <p>Hama serangga yang menggangu pertumbuhan<br>tanaman padi menjadi faktor utama penyebab penurunannya<br>hasil panen padi milik petani. Untuk mengetahui keberadaan<br>hama serangga dalam persawahan di butuhkanlah sebuah alat<br>yang dapat digunakan untuk mengetahui populasi hama. Cara<br>terbaik untuk mengetahui populasi hama adalah dengan<br>menggunakan lampu perangkap hama. Penelitian ini bertujuan<br>untuk mengembangkan sistem lampu perangkap hama serangga<br>dengan memperbaiki dan menambahkan sistem informasi pada<br>alat tersebut dengan menggunakan sensor kelembaban tanah,<br>dan kamera ESP32-CAM yang semuanya terintegrasi dengan<br>NodeMCU ESP8266 dan aplikasi telegram messeger serta<br>menggunakan energi dari panel surya sebagai sumber tenaga<br>listrik pada alat tersebut yang dimana alat ini nantinya<br>diharapkan dapat membantu petani untuk mendapatkan<br>informasi perangkap hama dan kondisi persawahan secara real<br>time.</p> Moh Fredy Riyanto, Rini Puji Astutik, Denny Irawan Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/200 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 IMPLEMENTASI SCREEN MIRRORING PADA SMARTPHONE SEBAGAI ALAT BANTU PRESENTASI NIRKABEL BERBASIS RASPBERRY PI https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/201 <p>Presentasi merupakan aktifitas dimana seeorang<br>menyampaikan ide serta informasi kepada audien melalui<br>proyektor pada berbagai kegiatan, seperti pendidikan dan<br>perkantoran. Pada umumnya, kegiatan presentasi menggunakan<br>laptop atau PC yang terhubung dengan kabel HDMI atau VGA<br>sehinggs membuat kerapian dan efektivitas penggunaan menjadi<br>berkurang. Teknologi jaringan wireless dapat digunakan sebagai<br>penghubung antar perangkat sehingga tidak memerlukan kabel<br>dalam penggunaannya. Pada saat ini, smartphone dapat<br>digunakan dalam berbagai aktifitas, tidak terkecuali presentasi.<br>Penggunaannya yang fleksibel dan mobilitas yang tinggi, selain<br>itu dapat terhubung melalui jaringa wireless membuat pengguna<br>memiliki ruang gerak yang lebih bebas dan leluasa ketika<br>melakukan presentasi. Pada penelitian skripsi ini dilakukan<br>implementasi fitur screen mirroring pada smartphone melalui<br>jaringan wireless menggunakan Raspberry Pi sebagai access<br>point dan wireless display receiver sebagai alat bantu kegiatan<br>presentasi secara nirkabel. Hasil pengujian sisstem menunjukkan<br>bahwa sistem layak digunakan dalam menjalankan fitur screen<br>mirroring. Jarak optimsl penggunaan screen mirroring adalah<br>antara 1 meter hingga 7 meter. Untuk jaringan wireless<br>direkomendasikan menggunakan jaringan hotspot dari<br>smartphone karena dalam komunikasi dan pengiriman data lebih<br>lancar dibanding jaringan Wi-Fi.</p> Anugrah Rachmat Danu, Achmad Ubaidillah, Achmad Fiqhi Ibadillah Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/201 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Sistem Pemberi Pakan dan Pembersih Kotoran Pada Kandang Kelinci Berbasis Mikrokontroler Atmega 2560 https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/202 <p>Kandang kelinci merupakan tempat yang penting<br>bagi kelangsungan hidup kelinci. Pada kandang kelinci, terdapat<br>beberapa hal yang harus diperhatikan anatara lain pakan dan<br>penampung kotoran. Dalam pemberian pakan dan pembersihan<br>kotoran, masih dilakukan dengan cara konvensional. Terkadang<br>para peternak kelinci terlalu banyak menguras waktu dan<br>kurang efisien dalam pengerjaannya. Maka dibuatlah sistem<br>kandang yang dapat memberi pakan sekaligus membersihkan<br>kotoran pada kandang kelinci secara terjadwal. Sistem ini<br>menggunakan sensor ultrasonik sebagai pengukur ketiggian<br>pakan, ketika sensor mendeteksi ketinggian pakan kurang maka<br>akan terisi kembali. dan konveyor sebagai pengangkut kotoran<br>kelinci yang akan bergerak ketika jadwal yang ditentukan.<br>Sistem ini menggunakan mikrokontroler Atmega2560 sebagai<br>pengontrol dari sensor ultrasonik dan konveyor. Hasil dari<br>penelitian ini adalah terciptanya kandang kelinci yang<br>mepermudah pemilik untuk memberi pakan dan membersihkan<br>kotoran ternak kelinci.</p> Berli Wahyu Ramadhan, Nuzul Hikmah Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/202 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 MEDIA PEMBELAJARAN TRAINER INSTALASI LISTRIK DAN MOTOR BERBASIS AUGMENTED REALITY https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/203 <p>Instalasi listrik merupakan bagian terpenting<br>dalam kehidupan manusia baik dalam lingkungan industri<br>maupun lingkungan sekitar rumah. Instalasi listrik terlihat<br>mudah namun bila ada salah penyambungan mengakibatkan<br>fatal alat kelistrikan maupun jiwa manusia. Oleh karena itu<br>perlu mempelajari bagian dasar bagaimana merangkai instalasi<br>listrik menggunakan bantuan modul trainer. Sasaran utama<br>modul trainer ini ialah untuk menunjang proses belajar<br>mengajar di perkuliahan khususnya di prodi teknik elektro.<br>Modul trainer dibuat dalam komponen terpisah berdasarkan<br>rangkaiannya yang disambung menggunakan kabel banana plug.<br>Setiap komponen pada trainer juga diberi nama komponen dan<br>simbol komponen yang dapat memudahkan untuk proses<br>merangkai maupun memahami konsep rangkaiannya. Materi<br>utama dalam rangkain trainer ini ialah Rangkaian direct on line,<br>rangkaian forward reverse dan rangkaian star delta menggunakan<br>motor 3 phase . Kemudian untuk motor 1 phase meliputi<br>rangkaian saklar tunggal, rangkaian saklar seri, dan rangkaian<br>saklar tukar. Setelah modul trainer jadi dibuatkan media<br>pembelajaran praktik menggunakan augmented reality pada<br>platform android untuk mempermudah siswa dalam belajar<br>pengkabelan pada trainer instalasi listrik dan motor.</p> Mochamad Khoirudin, Riza Alfita, Koko Joni Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/203 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Pengaman Kotak Amal Masjid Dilengkapi Gps Dan Sms Gateway https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/204 <p>h lembaga amal. Kotak amal tidak hanya dijumpai di<br>tempat ibadah seperti masjid, kotak amal sudah tersebar di berbagai<br>tempat seperti warung makan, teras-teras toko hingga kotak amal<br>yang diedarkan dijalan-jalan oleh beberapa lembaga amal.<br>Keberadaan kotak amal di masjid yang minim penjagaan menjadi<br>kesempatan bagi para pencuri untuk melancarkan aksi kejahatan.<br>Sistem pengamanan pada kotak amal yang sebelumnya bersifat<br>konvensional diganti menggunakan sistem pengamanan elektronik<br>yang dapat dilacak dari jarak jauh. Pengaman kotak amal masjid ini<br>dirancang dengan perbandingan 1:1 dari ukuran aslinya. Kotak amal<br>yang digunakan menggunakan bahan kayu dan dimodifikasi untuk<br>menempatkan sistem pengaman. Sistem pengaman kotak amal ini<br>dimulai dari proses input yang berasal dari sensor ultrasonik, reed<br>switch, RFID reader, modul GPS dan Modul GSM. Sistem ini<br>menggunakan arduino uno sebagai mikro kontroler yang berfungsi<br>sebagai pusat pengolahan data pada sistem pengaman. Hasil yang<br>diperoleh yaitu sensor ultrasonik dapat membaca ketinggian kotak<br>amal dengan lantai dan akan memberikan informasi kepada user<br>melalui modul GSM jika ketinggian lebih dari batas yang ditentukan.<br>Reed switch akan mendeteksi saat pintu kotak amal dibuka paksa,<br>kemudian sistem mengirim notifikasi sms kepada user. Kotak amal<br>dapat dilacak keberadaannya menggunakan modul GPS yang<br>terpasang dengan koordinat yang dikirim menggunakan sms. User<br>dapat membuka pintu kotak amal menggunakan kartu RFID yang<br>sudah terdaftar.</p> Berlian Cahyo Pambudi, Desriyanti Desriyanti, Rhesma Intan Vidyastari Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/204 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Dishwasher Otomatis dengan Pengering pada Rumah Makan https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/206 <p>Kegiatan mencuci piring merupakan hal<br>umum yang rutin dilakukan di dunia. Pada penelitian<br>sebelumnya hanya membersihkan piring dari 1 sisi depan saja<br>dan tidak menggunakan spos atau sikat untuk menggosok noda<br>yang menempel pada piring, sehingga perlu membersihkan<br>piring dari sisi depan dan belakang. Setelah pencucian piring<br>dilakukan, piring yang basah tidak bisa langsung digunakan,<br>tetapi harus dikeringkan terlebih dahulu, sehingga bisa langsung<br>dipergunakan kembali. Oleh karena itu, ditambahkan heater<br>sebagai pengering piring.<br>. Metode ini dikontrol oleh Miktrokontroller Arduino Mega 2560,<br>karena pada mikrokontroler ini dapat bekerja pada kecepatan<br>tinggi sehingga piring dapat langsung dipergunakan kembali<br>pada rumah makan. Proses pengambilan data dilakukan secara<br>observasi yang dilakukan pada beberapa percobaan pencucian<br>piring yang digosok dari 2 sisi dan proses pengeringan piring<br>yang menggunakan heater serta thermostat sebagai pembatas<br>suhu. Hasil yang diperoleh yaitu pada saat pencucian piring,<br>penggosok bisa membersihkan piring, namun masih terdapat<br>noda berupa sedikit sisa lemak dan sedikit bau amis. Hasil pada<br>proses pengeringan piring, panas yang disebarkan oleh heater<br>dan kipas menjadi lebih merata dengan suhu rata-rata 55°C.<br>Kata Kunci— Dishwasher, Motor servo, Arduino Mega 2560,<br>heater , thermostat</p> Ririn Indriati, Ahmad I Izzuddin, Nuzul Hikmah Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/206 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 RANCANG BANGUN MODUL TRAINER PRAKTIK INSTALASI LISTRIK DAN MOTOR https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/207 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menunjang proses<br>belajar mengajar pada matakuliah teknik tenaga listrik<br>khususnya di Prodi Teknik Elektro Universitas Trunojoyo<br>Madura. Maka dibuat modul trainer instalasi listrik dan motor.<br>Trainer ini menggunakan konsep modular yaitu setiap<br>komponen dirancang secara terpisah dan frame sliding yaitu<br>mahasiswa dapat dengan mudah memasang atau melepas modul<br>sesuai materi yang dipelajari. Pada penelitian ini dilakukan uji<br>validitas, realibilitas dan kelayakan trainer modul meliputi aspek<br>bahasa materi, aspek isi materi, aspek desain modul praktikum<br>dengan cara memberi kuisioner kepada 42 mahasiswa sebagai<br>subjek pengguna modul trainer. Materi yang dibahas pada<br>modul trainer ini adalah rangkaian hubungan single switch<br>dengan lampu, rangkaian hubungan series switch dengan lampu,<br>rangkaian hubungan change switch dengan lampu, rangkaian<br>starting direct on line, rangkaian pembalik putaran motor dan<br>rangkaian starting start delta menggunakan motor 3 fasa. Hasil<br>pengujian unjuk kerja semua percobaan dinyatakan berhasil<br>sesuai dengan yang diinginkan. Hasil uji validitas dan realibilitas<br>menyatakan valid dan reliabel. Hasi uji kelayakan menunjukkan<br>bahwa trainer instalasi listrik dan motor dalam kategori layak<br>dengan total nilai rata-rata 3.5.</p> Muhammad Jawahir, Haryanto Haryanto, Riza Alfita Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/207 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Sistem Informasi Administrasi Persuratan Berbasis Web Pada Program Studi Teknik Elektro https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/208 <p>Sistem Informasi merupakan teknologi yang<br>berpusat dalam mengolah data – data menggunakan komputer<br>untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis<br>dan menyebarkan informasi. Setiap instansi memerlukan<br>informasi yang akurat serta cepat. Program studi teknik elektro<br>merupakan salah satu program studi yang ada di Universitas<br>Trunojoyo Madura. Dalam mengefisiensi waktu serta<br>meningkatkan mutu terutama dalam administrasi, maka<br>diperlukan sebuah sistem informasi surat – menyurat. Tujuan<br>dirancang serta dibangunnya sistem ini adalah mengurangi<br>kelalaian dalam mengolah surat yang dilakukan oleh admin<br>selain itu berfungsi mengelola data agar setiap admin yang<br>bekerja di lingkup prodi teknik elektro dapat bekerja secara<br>maksimal. Perancangan sistem informasi ini menggunakan<br>sistem waterfall. Pada sistem ini menggunakan data flow diagram<br>dan entity relationship diagram dengan bahasa pemrograman<br>PHP dan database MySql. Penelitian ini memperoleh hasil yaitu<br>kemudahan admin dan mahasiswa dalam memperoleh informasi<br>selain itu admin dapat mengelola data – data surat serta<br>mengelompokan surat dengan baik pada lingkup prodi teknik<br>elektro Universitas Trunojoyo Madura.</p> R. Gerry Franata, Achmad Ubaidillah, Riza Alfita Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/208 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Alat Identifikasi Jenis Kayu Berbasis Image Processing Dengan Metode K-Nearest Neighbor (KNN) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/209 <p>Pengelompokkan jenis kayu biasanya ditentukan oleh<br>beberapa parameter, diantaranya adalah warna, berat, tekstur, serat,<br>dan masih banyak lagi. Salah satu faktor penting dalam<br>pengelompokkan jenis kayu ialah serat kayu. Pandangan manusia<br>biasanya lebih subyektif pada obyek dalam pengklarifikasian.<br>Sehingga perlu teknologi sebagai alat pengklarifikasian kelompok<br>kayu melalui serat kayu dengan menggunakan pengolahan citra.<br>Proses dalam pengklarifikasian ini berinputkan citra serat kayu<br>dengan algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) untuk penggolongan<br>jenis kayunya. Penentuan nilai k sangat menentukan tingkat<br>keberhasilan identifikasi jenis kayu. Akurasi maksimal sebesar 96%<br>dengan menggunakan nilai k 9. Sedangkan akurasi minimumnya<br>ialah 71% dengan menggunakan nilai k 7. Rata – rata akurasi dari<br>seluruh parameter pengujian adalah 86%.</p> Muhammad A’inul Yaqin , Riza Alfita, Kunto Aji Wibisono Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/209 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Perancangan Dan Pengembangan Trainer Air Conditioner Jenis Split Untuk Teknik Elektro Universitas Trunojoyo Madura https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/210 <p>Perkembangan ilmu pengetahuan dibidang teknologi<br>yang sangat pesat mengharuskan setiap individu untuk ikut<br>serta dalam segala aspek tidak terkecuali pendidikan mengenai<br>teknologi modern seperti halnya AC (Air Conditioner).<br>Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti berencana<br>merancang AC trainer yang di sertai dengan modul. Penelitian<br>skripsi ini bertujuan untuk mengembangkan dan memberi<br>pelatihan pada mahasiswa teknik elektro. Sehingga mahasiswa<br>mengetahui cara pemasangan, mengoperasikan, perawatan,<br>mengatasi permasalahan dan juga tingkat kapasitas kebutuhan<br>beban pendingin yang sesuai untuk digunakan pada sebuah<br>ruangan dengan rumus hitungan yang telah di tetapkan. Dari<br>penelitian perancangan dan pengembangan trainer air conditioer<br>jenis split untuk laboratorium prodi Teknik Elektro Universitas<br>Trunojoyo Madura didadapatkan hasil perhitungan yaitu arus<br>sebesar 1,6 A, Tegangan sebesar 220-240 V dan daya sebesar 390<br>W. Pada hasil pengukuran didapatkan nilai rata-rata arus<br>sebesar 1,6 A, Tegangan sebesar 213 V, dan daya sebesar 340,9<br>W. Dari hasil yang didapat antara perhitungan dan pengukuran<br>didapatkan selisih tegangan sebesar 27 V sehingga<br>mempengaruhi nilai daya. hal ini disebabkan oleh tegangan yang<br>sering berubah, karena beban pada malam hari lebih banyak<br>sehingga tegangan turun.</p> Indra Dwi Setiawan, Achmad Ubaidillah , Riza Alfita Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/210 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Penempatan Kapasitor Pada Saluran Transmisi Purwosari - Pakis Malang Dengan Metode Algoritma Genetika https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/211 <p>—Berbagai macam sektor telah mengalami berbagai<br>kemajuan yaitu mulai sektor industri, pendidikan, kesehatan dan<br>bahkan dalam sekala kecil yaitu rumah tangga. Kemajuan ini<br>membuat kebutuhan akan listrik meningkat setiap tahunya. PLN<br>(Perusahaan Listrik Negara) sebagai penyedia layanan listrik<br>untuk konsumen memiliki peran penting yaitu tercukupinya<br>ketersedian listrik. Proses penyaluran listrik sendiri melalui tiga<br>tahapan yaitu pembangkitan, transmisi dan distribusi. Pada<br>saluran transmisi memiliki peran penting yaitu sebagai sarana<br>pengiriman listrik dalam jumlah yang besar sebelum sampai ke<br>jaringan distribusi dan di sebar luaskan ke konsumen. Namun<br>pada proses pengiriman daya atau transmisi sering kali<br>mengalami berbagai macam kendala diantara adalah kerugian<br>daya. Pada penelitian ini yaitu penelitian pada saluran transmisi<br>GI purwosari – GI Pakis Malang dilakukan dengan menganalisa<br>kerugian daya dan cara memperbaiki nilai tegangan dengan<br>menggunakan kapasitor. Metode algoritma genetika di gunakan<br>untuk menentukan letak optimum pada penempatan kapasitor.<br>Hasil penelitian menunjukan sebuah kenaikan tegangan yaitu<br>sebesar 0,328 % dari tegangan awal.</p> Dimas Prihara Yopi Prasetya, Nurhadi Nurhadi, Ermanu Azizul Hakim Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/211 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Monitoring Kadar Gas Karbon Monoksida (Co) Dalam Ruangan Menggunakan Mikrokontroller https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/212 <p>Karbon monoksida (CO) adalah gas yang<br>sangat berbahaya yang tercipta karena proses pembakaran<br>yang tidak sempurna dari senyawa karbon. Jika terhirup<br>dalam jangka waktu tertentu dan dalam kadar yang cukup<br>tinggi dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.<br>Ruang tunggu servis mobil merupakan salah satu tempat yang<br>sangat berpotensi akan paparan gas ini, karena banyaknya gas<br>buang kendaraan yang timbul pada saat proses servis. Untuk<br>menanggulangi permasalahan ini, maka dibuatlah sistem<br>monitoring kadar gas karbon monoksida (CO) dalam ruangan<br>menggunakan mikrokontroler, sehingga kadar gas CO dalam<br>ruang tunggu servis dapat terpantau secara real-time melalui<br>LCD, dalam alat ini juga dilengkapi sistem data logger yang<br>mampu menyimpan data monitoring secara otomatis setiap 10<br>detik. pasti akan terdampak paparan gas ini. Sehingga<br>perlunya alat monitoring kadar gas karbon monoksida. Data<br>logger juga di plotting lewat software Matlab, sehingga<br>pembacaan data dan proses analisa lebih mudah. Dalam<br>pengujian digunakan 3 sampel gas yaitu, emisi gas buang<br>mobil, motor, serta asap rokok dengan menggunakan<br>prototype simulasi ruangan yang telah di skalakan dengan<br>ruangan yang sesungguhnya. Pada hasil pengujian didapatkan<br>hasil paparan paling tinggi pada sampel emisi gas buang motor<br>dengan konsentrasi 0,74 ppm dalam 1 menit setelah di<br>skalakan, jauh lebih tinggi dari sampel emisi gas buang motor<br>dan asap rokok yang hanya 0,12 ppm.&nbsp;</p> Febri Angga, Kukuh Setyadji, Santoso Santoso Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/212 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 PENENTUAN PENGISIAN VOLUME BOTOL MENGGUNAKAN PID (PROPORTIONAL INTEGRAL DERIVATIVE) BERBASIS RASPBERRY PI https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/159 <p>Dalam pengisian air pada botol banyak yang<br>hanya mengisi botol sesuai botol yang ditentukan, serta hanya<br>satu volume yang tersedia, sehingga pada alat ini penulis<br>membuat alat untuk penentuan pengisian volume botol<br>menggunakan PID (Proportional Integral Derivative) berbasis<br>raspberry pi. Cara kerja dari sistem ini objek dijalankan oleh<br>konveyor untuk menuju tempat pengisian. Dalam konveyor<br>terdapat tiga botol berbaris kebelakangan dengan volume yang<br>berbeda, kemudian objek yang akan di proses berada di tempat<br>pengisian, ketika sensor proximity mendeteksi adanya botol<br>dengan volume tertentu maka sensor proximity akan<br>mengidentifikasi ke raspberry pi untuk diproses volume berapa<br>yang akan dikeluarkan oleh pompa yang akan dikombinasikan<br>dengan metode PID. Setelah itu dibantu oleh pompa maka selang<br>dapat diturunkan sehingga terjadi proses pengisian dengan<br>dibantu oleh sensor flow meter air sesuai volume botol. Dalam<br>pengisian peran PID menetukan lajur air yang mengalir dan<br>dilanjutakn terhadap sensor flow meter, maka dari itu akan<br>dilakukan pengisian sesuai setpoint yang telah terbaca. Pada<br>pengisian air menggunakan metode PID menghasilkan<br>kestabilan yang teratur, sehingga pengisian mencapai setpoint<br>yang ditentukan dan waktu pengisian tidak jauh berbeda saat<br>pengisian. Tingkat keberhasilan pengisian dan menentukan<br>volume mencapai 96% dan tingkat kegagalan 4 % pada<br>penentuan titik pengisian</p> Miftachul Ulum, Haryanto Haryanto,, Wahyudi Wahyudi Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/159 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Simulasi Komunikasi Serial Dengan Protokol I2C Menggunakan Arduino IDE dan Proteus 8 https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/161 <p>—Tujuan dari penelitian ini adalah untuk<br>memahami komunikasi serial antar mikrokontroler terutama<br>Arduino UNO R3, komunikasi serial sangat penting terkait<br>dengan transmisi data. Data yang dikirim adalah per bit per<br>waktu. Dengan protokol I<br>2C komunikasi data serial akan lebih<br>cepat dan rangkaian lebih sederhana terutama pada kasus<br>digunakan lebih dari satu mikrokontroler (Master) ataupun<br>banyak sensor, pin A4 dan A5 Arduino merupakan fitur ini..<br>Dilakukan perancangan dan simulasi komunkasi serial dengan<br>Arduino UNO R3 (Berupa Simulino pada Proteus 8),<br>perancangan dimulai dengan Arduino IDE untuk Master dan<br>Slave, setelah kompilasi, kode pada Arduino IDE berupa<br>file.Hex akan di unggah ke proteus 8 sehingga simulasi dapat<br>dijalankan dan tampilan bisa dilihat melalui virtual terminal<br>ataupun LCD 16x2 I2C.</p> Candra Pradhana, Mochamad Sulaiman Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/161 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Optimasi MPPT Menggunakan PID dengan Tuning Modified Firefly Algorithm (MFA) Controller https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/162 <p>Abstrak Dalam usaha pengurangan energi dengan bahan bakar minyak sebagai bahan bakar utama dalam pembangkitan tenaga listrik, maka diperlukannya energi baru dan terbarukan sebagai energi pengganti. Panel surya merupakan salah satu alternatif pembangkit listrik sebagai pengganti pambangkit listrik berbahan bakar minyak. Hal ini semakin diperkuat dengan kondisi alam di Indonesia yang selalu mendapat sinar matahari yang cukup sepanjang tahun, dengan potensi sebesar 207,8 GWp. Pemanfaatan panel surya sebagai pembangkit listrik tak lepas dari masalah efisiensi dari panel surya itu sendiri, yaitu sebesar 16%. Sehingga diperlukannya pengontrolan untuk meningkatan efisiensi dari panel surya tersebut, diantara dengan menggunakan perangkat DC-DC konverter juga dikendalikan oleh PWM yang dipengaruhi oleh duty cycle untuk mengatur besar kecilnya konversi terhadap tegangan input. Pengontrolan tersebut dilakukan dengan menggunakan PID dengan penalaan parameter menggunakan algoritma MFA. Pengujian dilakukan pada antara irradiance 250 KWh/m² hingga 900 KWh/m² hasilnya keluaran panel surya dapat di maksimalkan hingga 90% dengan keluaran daya maksimal hingga 115 Watt.</p> Angga Dwi Atmoko, Ayusta Lukita Wardani, Aris Heri Andriawan Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/162 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Sistem Pemberian Pakan Ikan Otomatis Pada Akuarium Berbasis Arduino Uno https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/163 <p>Proses pemberian pakan ikan yang teratur dapat memaksimalkan pertumbuhan ikan, pada saat ini kebanyakan proses pemberian pakan masih dilakukan secara manual, belum secara otmatis, dari latar belakang tersebutlah peneliti membuat sebuah sistem pemberi pakan ikan otmatis berdasrkan waktu. Perancangan sistem ini meliputi real time clock (RTC), load cell sebagai pembaca berat pakan, dan arduino uni sebagai pengendadli sistem. RTC akan membaca waktu dimana pemberian pakan di lakukan pada pukul 06.00, 12.00, dan 18.00, sistem akan mendeteksi waktu dari RTC, ketika pukul 06.00 selenoid tampungan pakan akan terbuka, menuju tampungan pakan yang terdapat load cell, load cell akan membaca berat, jika lebih dari 2 gram maka, solenoid tampungan pakan akan tertutup, dan solenoid tampungan pakan load cell akan terbuka selama 5 detik untuk memberikan pakan ikan, dari 12 pengujian yang telah dilakukan, terdapat 10 kali berhasil dan 2 kali mengalami kegegagalan, keggalan ini di pengaruhi oleh RTC yang tidak bisa menampilkan waktu saat ini. Oeh sebab itu sistem yang dibangun ini mempunyai prosentase keberhasilan sistem dalam memberi pakan ikan sebesar 83%. Peneliti berharap sisitem ini dapat membantu dalam pemeberian pakan ikan dan dapat memaksimalkan ikan dalam berkembang.<br><br></p> Bernado Da Costa Ximenes, Syahri Muharom Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/163 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Sistem Keamanan Gerbang Otomatis dengan Radio Frequency Identification (RFID) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/164 <p>Kebanyakan sistem pengaman gerbang saat ini masih memakai gerbang tradisional, sehingga kurang efektif untuk spot perumahan dengan banyak penghuni didalamnya karena dapat mebuang-buang waktu ketika terjadi antrian pemeriksaan oleh petugas keamanan gerbang, selain itu gerbang konvensional memiliki potensi human error. Sehingga diperlukan sistem keamanan gerbang yang lebih mudah dan efektif, dari permasalahan diatas penulis memiliki ide menciptakan alat pengaman gerbang otomatis berbasis RFID dengan memanfaatkan E-KTP sebagai RFID tag, Finger print sensor dan Keypad sebagai pengaman gerbang otomatis. Rancang bangun pengaman gerbang otomatis memakai mikrokontroler Atmega328 sebagai pemroses utama rangkaian. Penelitian ini memakai cara penelitian dan pengembangan yaitu cara yang bertujuan menciptakan dan mengembangkan produk tersebut. Cara ini diaplikasikan pada langkah penelitian memiliki 9 langkah yaitu (1) awal, (2) potential dan problem, (3) information research, (4) merancang alat, (5) konfirmasi desain, (6) penciptaan alat, (7) tes uji alat, (8) rekap data (9) analisa data. Kesimpulan yang dapat diambil yaitu uji coba alat pengaman gerbang dapat berperasi dengan lancar sesuai dengan rencana yang telah direncanakan. RFID Reader yang dipakai mempunyai frekuensi 13,56 MHz yang ditaruh didekat Fingerprint sensor yang bisa mengidentifikasi ID E-KTP dengan jarak terjauh 1,8 cm. Motor servo dapat mengaktifkan gerbang secara otomatis bilamana ID E-KTP benar, minimal harus ada 2 input yang benar dari keseluruhan 3 input, gerbang akan menutup ulang dalam kurun waktu 5 detik.</p> Febinur Alito Putra Alito Putra, Ratna Hartayu Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/164 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Pembangkit Tenaga Surya Menggunakan Rancangan Panel Surya Hybrid dengan Thermoelectric Generator https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/165 <p>Energi baru dan terbarukan mempunyai peran penting dalam memenuhi kebutuhan energi yang ramah lingkungan. Indonesia berada di jalur khatulistiwa yang diberkahi energi matahari berlimpah. Sebagian besar pemanfaatan energi surya hanya menggunakan panel surya, pada penelitian ini pemanfaatan energi surya juga dengan menggunakan rancangan thermoelectric generator. Prinsip kerja thermoelectric generator yakni dengan memanfaatkan perbedaan suhu untuk menghasilkan listrik, yakni suhu panas radiasi matahari dengan suhu dingin udara. Dengan hybrid rancangan ini dapat menjadikan lebih variatif dan optimal dalam pemanfaatan tenaga surya sebagai energi baru terbarukan. Hasil pengujian dengan rangkaian seri paralel 10 buah thermoelectric generator tipe SP1848 27145SA menghasilkan 5,8 V dan arus 0,7 A, kemudian dikuatkan dengan boost converter hingga 13 V. Panel surya yang digunakan 100 WP tipe polycrystalline. Hybrid mampu men-charge aki kapasitas 45 Ah hingga penuh dengan waktu 8,03 jam, kemudian mampu menyalakan beban lampu 400 W selama 10 jam. Pengujian hybrid juga menunjukkan mampu mensuplai beban lampu 10 W secara on grid.</p> Khusnul Maulana Ibrahim, Puji Slamet, Gatut Budiono Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/165 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Sistem Proyektor Nirkabel Sebagai Alat Bantu Presentasi https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/166 <p>Presentasi merupakan suatu kegiatan yang menggunakan media proyektor LCD untuk menyampaikan ide dan informasi kepada sekelompok orang atau audiens untuk berbagai kegiatan seperti pendidikan dan perkantoran. Permasalahan utama saat menggunakan proyektor LCD adalah penggunaan kabel yang berlebihan sehingga kerapian menjadi berkurang. Teknologi jaringan nirkabel (Wireless) saat ini berkembang sangat pesat. Teknologi ini tidak memerlukan kabel untuk menghubungkan antar perangkat meningkatkan efisiensi penggunaan. Jangkauan perangkat nirkabel ini cukup luas untuk diakses oleh pengguna jarak jauh. Dengan menggunakan teknologi nirkabel ini presentasi menjadi lebih mudah karena seseorang dapat melakukan presentasi dari jarak jauh tanpa harus datang langsung ke lokasi presentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun sebuah<br>perangkat nirkabel pada proyektor LCD yang mendukung kegiatan presentasi dari jarak jauh dengan metode yang digunakan meliputi perancangan sistem, penyiapan alat dan komponen, pembuatan sistem, dan pengujian. Sistem ini menggunakan PC atau laptop sebagai input, Raspberry Pi sebagai pengolah, ponsel pintar sebagai kontrol Raspberry Pi, dan proyektor LCD sebagai alat optik untuk memproyeksikan gambar dari input ke layar. Hasil dari penelitian ini, bahwa dengan menggunakan sistem proyektor nikabel ini menjadi lebih baik dan mudah digunakan. Pengukuran data unggah total per menit yang tertinggi pada saat pengujian adalah di 0 meter sebesar 204.62 MB per menit, karena hambatan pengiriman data lebih sedikit dibandingkan 4 meter, 6 meter, 8 meter, dst. Semakin jauh jarak pengguna dari sumber Wi-Fi maka semakin lambat pula kecepatannya.<br>Kata Kunci - Jaringan Nirkabel, Raspberry Pi, Proyektor LCD,<br>Presentasi, Wifi.</p> I Nyoman Widya Marta Wijaya, Miftachul Ulum, Kunto Aji W Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/166 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Sistem Irigasi Pada Tanaman Hidroponik Menggunakan Mikrokontroler Pada Tanaman Sawi https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/167 <p>Budidaya tanaman hidroponik sistem DFT (deep<br>flow technique) jenis sawi hijau tanpa menggunakan media<br>tanah tetapi menggunakan nutrisi yang terlarut dengan air<br>masih dilakukan secara manual. Dari sistem irigasi yaitu<br>sirkulasi air, Pemberian dan pengukuran nutrisi berdasarkan<br>nilai ppm (parts per million), dan pengisian air pada bak<br>penampung. Maka dibuatlah sistem irigasi budidaya hidroponik<br>secara otomatis. pada pengendalian dan pemberian nutrisi,<br>sirkulasi air , pengisian air pada bak air. Alat ini menggunakan<br>sensor TDS untuk mengukur nilai PPM (parts per million),<br>sensor ultrasonic sebagai pengukur ketinggian permukaan air di<br>bak serta RTC (real time clock) digunakan pengatur waktu<br>sirkulasi air. Mikrokontroler sebagai kontrol alat, dan LCD<br>(liquid crystal display) digunakan memonitoring nilai ppm dan<br>ketinggian permukaan air. Pengamatan kerja alat yang<br>dilakukan mendapatkan hasil pengaturan waktu sirkulasi air<br>yang bekerja sesuai perintah, pembacaan pada sensor TDS yang<br>baik dengan nilai 96,6 % dan pengujian pada sensor ultrasonic<br>dengan kebenaran 99,72%.</p> Ogik Nugrah Ardiansyah, Himawan Prasetyo Utomo, Balok Hariadi, Ahmad Ridho’i Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/167 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Sistem Telemetri Mobil Listrik IMEI TEAM UMSIDA Berbasis Iot Dan Ublox Gps Neo-6m https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/169 <p>Sistem Telemetri diperlukan Pada kompetisi<br>Formula One (F1) dan Shell Eco Marathon (SEM) untuk<br>memonitor kondisi dan performa mobil selama perlombaan.<br>Sistem telemetri dapat memberikan informasi kecepatan,<br>jarak tempuh dan instrument lainnya. Data kecepatan dan<br>jarak tempuh akan dikumpulkan dan ditampilkan di Android.<br>Data yang telah diterima dapat digunakan untuk menentukan<br>strategi dan evaluasi.<br>Perancangan sistem ini menggunakan modul UBLOX GPS<br>NEO-6M sebagai penerima data kecepatan dan jarak tempuh.<br>Modul Nodemcu ESP 8266 sebagai mikrokontroller. Sistem<br>tersebut akan melakukan transfer data melalui media Wifi,<br>data yang diterima dapat ditampilkan oleh Android.<br>Kecepatan dan jarak tempuh mobil dapat termonitor. Pada<br>sistem ini akan dilakukan percobaan pemantauan kecepatan<br>dan jarak tempuh, untuk pemantauan parameter lain akan<br>menjadi bahan pengembangan pada penelitian selanjutnya.<br>Diharapkan sistem telemetri ini mampu bekerja dengan baik<br>sehingga dapat digunakan untuk menentukan strategi dan<br>evaluasi serta dapat digunakan pada kendaraan apapun.<br><br></p> Mochammad Syeh Maulana, Indah Sulistiyowati Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/169 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Perancangan dan Analisis Kualitas Jaringan Radio Pancar Ulang Berbasis RoIP Di Kampus ITN Malang https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/170 <p>Kampus ITN MALANG mempunyai Repeater<br>yang digunakan oleh satuan keamanan yang berada di Kampus 1<br>dan Kampus 2 dengan cakupan jarak yang jauh dan digunakan<br>untuk bertukar informasi melalui handy-talkie. Repeater ini<br>mulai terkendala dengan adanya bangunan Gedung yang tinggi<br>dan semakin banyaknya pengguna radio amatir dengan<br>frekuensi yang sama. Dengan adanya RoIP (Radio over IP) yang<br>memudahkan bertukarnya informasi untuk satuan keamanan<br>dari kampus 1 dan kampus 2 ITN MALANG. RoIP adalah<br>sebuah teknologi dari system radio yang menggunakan standar<br>VoIP untuk bekerja melalui perangkat lunak maupun perangkat<br>keras, yaitu dengan menrubah sinyal analog dari transmisi radio<br>tersebut menjadi sinyal digital melalui LAN. VoX adalah istilah<br>dari Voice Operated Transmit, yaitu pancaran yang<br>ditumbulkan oleh adanya audio (suara) Ketika kita berbicara<br>melalui Microphone maka akan otomatis men”Trigger” relay<br>transmit untuk memancarkan. Dari hasil analisa yang telah<br>dilakukan selama 7 hari pada Kampus 1 dan Kampus 2 ITN<br>MALANG pada kinerja protocol RoIP yang digunakan system<br>PMR (private mobile radio). Komunikasi ini kemudian<br>dibandingkan dengan standar yang ditetapkan oleh TIPHON<br>(Telecommunications and Internet Protocol Harmonization Over<br>Network). Pada parameter QoS (Quality of Services) yaitu<br>bandwidth, yaitu 15 Mbps untuk jaringan Metro Ethernet. Pada<br>parameter QoS yaitu delay yang menurut versi TIPHON, bahwa<br>delay pada Kampus 1 dan Kampus 2 ITN MALANG termasuk<br>dalam kategori CUKUP, SANGAT BAGUS karena nilai delay<br>masih diatas 150 ms dan dibawah 150 ms</p> Muhamad Aqil Dzaki, Kartiko Adi Widodo Adi Widodo, Sotyohadi Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/170 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 AUDIT KONSUMSI ENERGI LISTRIK DI GEDUNG GRESMALL PT DHARMA GRAHA UTAMA https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/171 <p>Gedung Gressmall PT. Dharma Graha Utama<br>Kabupaten Gresik termasuk kategori gedung perbelanjaan<br>dengan batas IKE sebesar 330 kWh/m2<br>. Dari hasil audit dengan<br>menggunakan data penggunaan energi listrik periode 2018-1019<br>didapatkan nilai IKE sebesar 332,86 kWh/m2<br>, dikategorikan<br>boros. Dalam penelitian ini bertujuan mencari peluang hemat<br>energi pada sistem pencahayaan dan pendinginan untuk<br>menekan biaya operasional. Berdasarkan hasil audit diperoleh<br>peluang hemat energi pada sistem pencahayaan dengan<br>mengganti lampu CFL 27 watt dengan lampu LED Tube 18 watt.<br>Dan mengurangi beberapa jumlah lampu pada tiap-tiap ruangan<br>dari 405 menjadi 300 lampu, sehingga didapatkan penghematan<br>energi listrik sebesar 3690 watt atau 40,15% per bulan. Untuk<br>sistem pendinginan, direkomendasikan dengan mengurangi<br>besarnya pk pada tiap-tiap ruangan, yang sebelumnya 42 pk<br>menjadi 35 Pk, sehingga besarnya BTU menjadi 341619,2 BTU/h<br>dan penghematan daya yang didapatkan sebesar 77360 Watt<br>atau 55,9%.</p> Titiek Suheta, Moh. Rodhi Hildani Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/171 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 ANALISA KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI 20KV DI PT. PLN (PERSERO) RAYON KUDUS KOTA MENGGUNAKAN METODE SECTION TECHNIQUE https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/173 <p>Penelitian ini dibuat dengan tujuan menghitung<br>indeks keandalan sistem distribusi 20 kV di APJ Kudus pada<br>Penyulang KDS2, dengan panjang jaringan 21,267 km dan<br>5207 pelanggan. Menggunakan metode section technique,<br>yaitu metode yang melakukan evaluasi keandalan dengan<br>cara memecah sistem dalam bagian-bagian yang lebih kecil,<br>sehigga kemungkinan terjadi kesalahan dapat diminimalkan,<br>dan waktu yang dibutuhkan lebih singkat. Hasil perhitungan<br>didapatkan nilai SAIFI 4,2705 kali/tahun dan nilai SAIDI<br>6,81167 jam/tahun. Nilai SAIFI tidak sesuai dengan standar<br>yang SPLN yaitu 3,2 kali/tahun, hal ini dikarenakan saluran<br>udara yang terlalu panjang, gangguan eksternal (hujan, petir,<br>angin), dan gangguan internal (faktor manusia peralatan).<br>Namun untuk nilai SAIDI telah sesuai dengan standar SPLN<br>yaitu 21 jam/tahun.</p> Mohammad Rexy Hanif, Titiek Suheta Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/173 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700 Analisa Pengaruh Variasi Beban Terhadap Profil Tegangan Pada Feeder GI Polehan Distribusi 20 kV PLN Kota Malang https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/175 <p>Sistem tenaga elektrik memiliki beberapa<br>persyaratan, Salah satu persyaratan keandalan sistem<br>penyaluran tenaga listrik yang harus dipenuhi untuk pelayanan<br>kepada konsumen adalah profil tegangan yang baik dan stabil,<br>karena meskipun kelangsungan catu daya dapat diandalkan,<br>namun tidak dapat mempertahankan tegangan tetap stabil pada<br>sistem distribusi, karena profil tegangan yang buruk akan terjadi<br>disemua bagian sistem dan akan berubah dengan adanya<br>perubahan beban. Beban sebagian besar memiliki faktor daya<br>tertinggal, pada dasarnya saat beban puncak daya reaktif yang<br>dibutuhkan beban meningkat dan dapat lebih besar dari yang<br>dibangkitkan oleh sistem. Oleh karena itu perlu dilakukannya<br>analisa pengaruh variasi beban terhaadap profil tegangan<br>jaringan distribusi. Setelah dilakukannya analisa dengan data<br>beban yang bervariasi, akan terlihat profil tegangan jaringan<br>distribusi di salah satu feeder tersebut buruk atau baik.<br>Tulisan ini membahas tentang analisa pengaruh variasi beban<br>terhadap profil tegangan pada 5 Feeder jaringan distribusi 20 kV<br>kota Malang. Dalam penelitian ini akan menggunakan software<br>DigSILENT PowerFactory untuk menganalisa profil Tegangan.</p> Mochamad Ifan Mashudi, Awan Uji Krismanto, Ni Putu Agustini Copyright (c) https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/index https://ejournal.fortei7.org/index.php/SinarFe7/article/view/175 Mon, 21 Sep 2020 00:00:00 +0700